Image

Program Tracer Study

A. PENDAHULUAN
Tracer study yang dipahami sebagai survei alumni dilaksanakan perguruan tinggi dengan tujuan menggali informasi yang berkaitan dengan perjalanan lulusan, mulai dari saat mereka menyelesaikan masa pendidikannya di perguruan tinggi (PT) sampai pada waktu pelaksanaan survei. Informasi yang didapat dari tracer study sangat berguna untuk berbagai evaluasi hasil pendidikan tinggi, penyempurnaan dan penjaminan kualitas lembaga pendidikan tinggi dan relevansi pendidikan tinggi, informasi bagi para pemangku kepentingan (stakeholders), dan kelengkapan persyaratan bagi akreditasi pendidikan tinggi.

Untuk itulah perguruan tinggi diharapkan menjalankan program tracer study yang tepat yang bertujuan untuk mengetahui penyerapan, proses, dan posisi lulusan dalam dunia kerja agar kemudian dapat menyiapkan lulusan sesuai dengan kompetensi yang diperlukan di dunia kerja serta membantu program pemerintah dalam rangka memetakan dan menyelaraskan kebutuhan dunia kerja dengan kompetensi yang diperoleh dari perguruan tinggi.

Keberhasilan lulusan STKIP Pasundan dalam memasuki dunia kerja merupakan salah satu indikator outcome pembelajaran dan relevansi perguruan tinggi bagi masyarakat. Dengan demikian, STKIP Pasundan telah bertanggung jawab tidak hanya untuk melengkapi lulusan dengan kompetensi tertentu (output pembelajaran) tetapi juga telah memfasilitasi dan menjembatani lulusan memasuki dunia kerja.

B. TEKNIS PELAKSANAAN
Pelacakan jejak lulusan/alumni yang dilakukan 2 tahun setelah lulus dan bertujuan untuk mengetahui outcome pendidikan dalam bentuk transisi dari dunia pendidikan tinggi ke dunia kerja, situasi kerja terakhir, keselarasan dan aplikasi kompetensi di dunia kerja. Tracer study juga dapat memberikan informasi mengenai output pendidikan yaitu penilaian diri terhadap penguasaan dan pemerolehan kompetensi, proses pendidikan berupa evaluasi proses pembelajaran dan kontribusi pendidikan tinggi terhadap pemerolehan kompetensi serta input pendidikan berupa penggalian lebih lanjut terhadap informasi sosiobiografis lulusan.

C. PELAKSANA TRACER STUDY
Tracer study paling tepat dilaksanakan oleh Pusat Karir di tingkat PT karena:
(1) memiliki populasi target yang sama, yaitu lulusan baru
(2) menghindari terjadinya ketimpangan pelayanan bagi mahasiswa dan lulusan akibat beragamnya kemampuan program studi
(3) pelaksanaan tracer study menjadi terinstitusionalisasi sehingga dapat lebih terjamin regularitasnya
(4) posisi Pusat Karir di struktur PT memungkinkan alokasi sumber daya bagi pelaksanaan tracer study
(5) efisiensi sumber daya
(6) efektivitas pemanfaatan hasil karena terjaminnya komparabilitas data.

Keberadaan Pusat Karir di STKIP Pasundan mencerminkan tanggung jawab dan layanan PT bagi lulusan baru pada khususnya, dan mahasiswa pada umumnya sebagai calon lulusan. Diharapkan setiap alumni berperan aktif dan berkontribusi dalam seluruh program yang dilaksanakan oleh UPT Pusat Karir STKIP Pasundan sehingga memberikan efek positif terhadap kemajuan alumni dan institusi STKIP Pasundan di masa mendatang.